Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Februari 2011

Malaikat Cinta pembawa ceriaku

Kau datang dengan berjuta misteri

Berawal dari ketidak sengajaan

Berlanjut menjadi keceriaan


Kau seperti malaikat cinta

Penabur kasih sayang

Penghibur hati


Kau adalah pangeran

Yang datang dengan kuda putihmu

Dengan berjuta alasan untuk melindungi


Kau adalah istimewa

Sesuatu yang tak kutemui sebelumnya


Dan yang kutau sekarang

Kau adalah seseorang yang baik

yang datang dengan berjuta keindahan

Jumat, 11 Februari 2011

ENTAHLAH..............................

Aku merindumu

Dalam menitku bahkan detikku

Entah mengapa begini

Sungguh ku tak mengerti

Mencoba beralih

Namun tak mampu


Engkaukah malaikat

Atau hanya sekedar pakpos pembawa pesan

Sulit tuk ku terjemahkan semua

Resah aku dalam pikir

Gundah aku dalam hati


Mencoba mencari

Harapan yg entah ujungnya

Namun aku bahagia

Mesti tak ku tau ini apa

Minggu, 23 Januari 2011

Senyuman itu... kamu..

Senyuman itu…….
Tatapan itu…..
Indah kurasa dalam hangat malam….
Entah apa…
kurasa aku cinta…
namun apakah sebatas nyaman….
Ataukah karena hati yg kesepian…
Tak tahu ini semua…
Berada dalam hati yang tak terduga…
Tak harap petaka…
Hanya ingin bahagia…
Hemmm….
Aneh……………
entah rasa ini
Entah pikiran ini…
Entah hati ini…
Yang aku tahu…
Aku bahagia saat bersamamu….

Minggu, 20 Januari 2008

Empat hari berlalu

Kilauan permata mulai berseri

Indah terasa merasuki hati

Cerita indah dalam tiap jejak

Napas terengah dalam gelap

Namun cahayanya menentramkan

Bersama bintang yang menari-nari

Namun semua hanya kenangan

Kilauan itu redup

Oh, bukan redup tapi lebih sejuk

Karena sinar bintang-bintang menghibur

Oh, hanya itu yang membuat semua terasa sempurna

Senin, 01 Oktober 2007

Kelabu

Lihatlah kelabu yang merasukki jiwa
Memandang pun bagaikan kilat yang mengkilap
Susunannya hinggap ditelaga hati
Entah retak karena waktu
Ataukah karena terusak oleh polutan jiwa
Yang ada terasa kan butir-butir rasa hampa
Mungkin jauh atau mungkin hanya sekedar menghindar
Langkah berat kan tertuju disana
Dimana sang permata akan terjatuh
Larilah
Sebelum terkaamnya tepat menjatuh
Dan membunuh jiwa-jiwa yang teriris
Seperti labu yang penuh gelombang pemanis
Menutup untaian prasngka jiwa
Atau hanya sekedar ilusi semata

Minggu, 30 September 2007

Malam

Bagitu dinginnya malam
Pancaroba yang mulai datang
Sedikit demi sedikit menerobos celah
Saat kulihat langit bersinar
Dan menoreh pelangi
Diatas awan mendung
Yang tak jua menghindar
Hujan pun turut membasahi
Namun sang mentari mencoba hapuskan
Angin tak bersahabat bertiupan
Praduga-praduga bertebaran
Menusuk jeratan berkaitkan kawat
Mengusik malam penuh bintang
Hingga kosong
Tanpa bintang penghias malam

MAU DAPAT UANG DAN POSTER GRATIS DARI INTERNET ??? BUKA BLOG MASKU

Google
 

Google
 

KOMENTARNYA YA !!!